Mengolah bahan mentah (raw footage) menjadi konten video yang menarik untuk berbagai platform (TikTok, Instagram Reels, YouTube Shorts, dan kebutuhan ads) sesuai dengan identitas tiap brand.
Memilih serta menyelaraskan musik, efek suara (SFX), dan pengaturan suara (voiceover) agar sesuai dengan mood dan tempo video.
Memantau tren viral di media sosial (musik, transisi, dan gaya editing) untuk diterapkan pada konten brand agar tetap relevan.
Menambahkan elemen grafis sederhana, animasi teks, dan transisi kreatif untuk meningkatkan nilai produksi konten.
Mengelola, merapikan, dan melakukan backup berkala terhadap semua aset video (mentah maupun final) ke penyimpanan cloud resmi perusahaan.
Menyesuaikan spesifikasi teknis video (resolusi, rasio aspek, dan ukuran file) agar optimal saat diunggah ke platform tujuan.
Berkoordinasi dengan tim untuk melakukan revisi konten berdasarkan masukan yang diberikan secara tepat waktu.
Melaporkan status pengerjaan proyek secara berkala untuk memastikan semua tugas selesai sesuai dengan tenggat waktu (deadline) yang ditentukan.
Mahir menggunakan Adobe Premiere Pro atau CapCut (Desktop) untuk eksekusi cepat. Poin plus jika menguasai After Effects untuk animasi teks/grafis ringan.
Memahami dasar-dasar koreksi warna, terutama kemampuan menjaga skin tone agar terlihat natural namun tetap glowing dan estetik.
Mampu melakukan cutting video dengan tempo yang dinamis mengikuti musik (terutama untuk format Reels/TikTok).
Paham perbedaan spesifikasi teknis untuk berbagai platform (9:16 untuk Shorts/Reels, 4:5 untuk Feed, dll).
Memiliki ketertarikan atau pengalaman dasar menggunakan AI tools untuk membantu proses kreatif (seperti generative fill atau alat bantu gerak visual).
Memiliki selera visual yang sejalan dengan industri kecantikan (bersih, elegan, dan trendy).
Mampu menerjemahkan brief menjadi alur cerita pendek yang menarik, terutama dalam menciptakan hook di 3 detik pertama.
Aktif mengikuti tren viral di TikTok/Instagram, baik dari segi transisi, pemilihan musik, hingga gaya editing.
Teliti terhadap detail kecil seperti tipografi (tata letak subtitle), transisi yang halus, dan sinkronisasi audio.
Memiliki perangkat yang stabil untuk menjalankan software editing (Adobe Premiere Pro, After Effects, atau CapCut Desktop).